Refleksi Akhir Tahun

Posted on 30 Desember 2011

0


Tak terasa ya, 2011 sudah habis aja. Cepet banget waktu berjalan. Bersamaan pergantian tahun ini, ada 1 hadis yang perlu kiranya kita renungkan :

***

Kemudian sabda Rasulullah SAW di hadits lainnya: “Ada 70.000 orang akan segera masuk surga tanpa dihisab”.

“Do’akan aku termasuk di dalamnya, ya Rasulullah!”, mohon Ukasyah bersegera.

“Ya, Engkau kudo’akan termasuk di antaranya”, sahut Nabi SAW. Ketika sahabat-sahabat yang lain meminta yang serupa, jawab Nabi SAW singkat, “Kalian telah didahului oleh Ukasyah”.

“Siapa mereka itu ya Rasulullah?”, tanya sahabat.

“Mereka adalah orang yang rajin menghisab dirinya di dunia sebelum dihisab di akhirat”.

***

Jadi intinya adalah meng-hisab diri kita sebelum dihisab di akhirat. Ini juga termasuk salah satu persiapan menghadapi hari peng-hisab-an. Iya kan?

Ketika seseorang rajin menghisab dirinya, tentu dia akan senantiasa sadar, sudah di posisi mana dia sekarang berada. Apa yang kurang, apa yang belum dikerjakan. Mana yang dikerjakannya kurang pas. Semua musti di-review kembali.

Apa jadinya jika kita tidak pernah mereview apa yang sudah kita rencanakan sebelumnya?

Dan tentunya, sebelum mereview apa yang telah kita lakukan, kita tentu musti punya indikator. Kita bisa memakai rencana sebagai indikator. Bagaimana kita bisa me-review jika kita tidak punya rencana?

***

Actually, I did made plan. But i have no much energy to make it happen. I cant made commitment. I lost consistency. Even, I forgot what plan I’ve made. Just lack of destination.

Here you can read what my plan. yeah, 2 years ago. And none of them come true until now. T_T

***

Sebuah rencana besar akangagal kalo kita gak bikin step-stepnya. Sampai sedetail mungkin.

Jangan malas membuat step-step langkah yang akan kita lakukan. Dengan membuat langkah sedetail mungkin, sama artinya kita akan selalu teringat dengan tujuan kita. Kita tidak akan terlena.

Dan sama artinya kita rajin menghisab diri kita.

***

Ketika rencana tinggal rencana, ingatlah apa yang tertulis di gambar ini.

 

***
Beberapa hari lalu, saya pernah nge-tweet kayak gini:

Sekarang saya sadar: plan aja gak cukup. Kita musti perlu buanyaaaakkkk energi buat me-review plan kita. Untuk melakukannya step by step.

Posted in: Uncategorized