Fatihah

Posted on 13 Desember 2011

0


solat anak

Dulu, jaman SMA saya pernah baca buku yang benar-benar mengguncangkan saya (#halah lebay), yaitu bukunya Sifat Solat Nabi karyanya Abdullah Nashih Ulwan. Dari membaca buku itu, saya sadar betapa buruknya kualitas solat saya selama ini. Padahal solat adalah amalan pertama yang akan ditanya pada hari hisab nanti.

Setelah membaca buku itu, solat saya yang awalnya saya lakukan semau saya sendiri, artinya mengikuti petunjuk dari dengar-dengar penjelasan guru dan teman, akhirnya sedikit demi sedikit saya benahi. Beberapa agak ekstrim, yang sampai  mendongkol sama kyai di masjid dekat rumah apabila ada yang tidak sesuai dengan yang saya pahami. Maklum ABG, Anak Brondong Ghiroh. Hehe,,, #Astaghfirullah

Saat itulah saya dengan pedenya saya menganggap bahwa ibadah solat sayalah yang paling benar. Yang seiring berjalannya waktu, mulai sadar bahwa pemikiran saya tersebut adalah salah.

***

Lalu, times goes by,,,

Entah kenapa, beberapa hari yang lalu, tiba-tiba saja saya bingung sendiri, yaitu mengenai membaca Al Fatihah bagi makmum ketika solat jahr. Benarkah apa yang lakukan selama ini sudah benar? Sesuai petunjuk dari Rasulullah SAW? Mungkin karena lupa, atau mungkin karena banyak pikiran. Atau mungkin pula Allah melintaskan pikiran tersebut agar saya lebih memperhatikan kualitas solat saya.

***

Saat dihadapkan pada situasi seperti sekarang ini, biasanya saya googling. Hehe

Here are the result of my searching:

Makmum Diam Saja di Belakang Imam atau Ikut Membaca?

Kapan Makmum Dapat Satu Rakaat?

Membaca Fatihah bagi Makmum

Imam Tidak Memberi Kesempatan Makmum Baca Al-Fatihah

***

post ini saya tulis kalau sewaktu-waktu pikiran di atas muncul lagi. Siapa tahuuu,,,,,🙂

dan ustadz ahmad sarwat adalah ustadz yang dulu sering mengisi kajian di kampus saya. Dan saya merasa klik sama penjelasan-penjelasan beliau.🙂

Posted in: Uncategorized