Merencanakan Keuangan

Posted on 23 Juli 2011

0


sejak kuliah dulu, saya sudah membaca bukunya Safir Senduk yang berjudul SIapa Bilang Jadi Karyawan gak Bisa Kaya . Memang, saat itu masih jauh gambaran saya mengenai kehidupan kerja saya nantinya, misalnya mengenai berapa THP yg akan saya terima, kerjaan saya ngapain aja, apa yg musti dilakukan setiap hari, dll. Tapi dari buku tersebut, satu hal yang dapat saya tangkap adalah, kalau kamu jadi karyawan, jangan lupa untuk menabung. Sebisa mungkin ada dana tiap bulan yang ditabung.

Pada saat itu, ya saya mikirnya, ditabung aja gitu. Jadi pas mulai kerja, saya ikut program dari Bank Mandiri yang bernama Tabungan Rencana Mandiri. Jadi tiap bulan, tabungan saya akan di-autodebet ke sebuah rekening yang kalo mau mencairkannya harus ke Bank. Gaji saya memang dimasukkannya lewat Bank Mandiri. Bunga yang ditawarkan tentunya lebih tinggi daripada tabungan biasa. Tapi bukan bunga itu yang saya butuhkan. Saya butuh kedisiplinan menabung, itu intinya.

TRM saya jalan 2 Tahun, dan lumayan, bisalah buat menyelenggarakan resepsi nikahan. Hihihi (kapaaaannnn??????)

Saya pengennya bukan bunga, tapi bagi hasil. (yeah, walau,,, you know-lah, banyak yg bilang sama aja). Jadi saya memasukkan sebagian gaji saya ke sebuah rekening di Bank Syariah. Tapi berhubung sibuknya kerjaan di kantor, saya sering lalai melakukannya tiap bulan. jadi ya akhirnya mandeg. Haha

Pada saat pencairan TRM, saya ditawari asuransi axa mandiri. Karena bukunya Bang Safir Senduk di atas menyarankan untuk ikut asuransi juga, ikutlah saya di situ, karena ada istilah autodebet dan investasi. 

Beberapa bulan kemudian, suatu saat saya nyasar ke Blog-nya Bang Aidil Akbar, ternyata produk asuransi yang saya beli itu adalah Unit Link, yang katanya tidak cocok bagi pegawai yg penghasilannya pas-pasan seperti saya. Akhirnya saya menutup axa mandiri.

Pada saat itu, baru saya sadar, nabung aja tidak cukup. Kamu harus punya strategi menabung, agar bisa kaya, salah satunya adalah melalui Investasi.

***

Satu yang harus kamu lakukan sebelum memulai Investasi adalah “MENENTUKAN TUJUAN DI MASA DEPAN”.

***

Banyak sarana investasi yang ada saat ini. Sejauh yang saya pelajari sampai saat ini, yang cocok bagi orang seperti saya, diantaranya :

1. Emas

2. Deposito

3. Saham

4. Reksadana

Keempatnya bukan untuk mengejar kekayaan, tapi untuk memelihaa nilai kekayaan kita, agar tidak kalah dengan inflasi yang ada. Saya tidak berani berinvestasi pada bidang properti. Melihat harga-harganya saja sudah bikin pusing kepala. Haha,,,

***

Saat ini, yang menjadi incaran saya adalah : 1. Cicil Emas, dan 2. Reksadana.

Semoga berkah,,, Amiiinnnnn,,,,,,

Posted in: Uncategorized