The King’s Speech

Posted on 28 Februari 2011

0


Film yang bagus adalah film yang bagus.

Ceritanya mungkin sederhana, tapi mengandung makna yang dalam, tanpa harus terang-terangan menjelaskan artinya. Seperti juga hidup, yang logis, gak perlu dramatisasi yang berlebihan.

Dialognya logis dan mengalir lancar.

Karakternya kuat dan mampu menghidupkan cerita.

Kostumnya pas, sesuai dengan kondisi yang ada.

Sinematographinya indah, dan ini lebih penting daripada efek digital yang berlebihan.

Musiknya bernyawa, dan mendukung suasana hati tokoh-tokohnya.

Dan kita harus enjoy menikmatinya, kita tidak ngantuk saat menontonnya, dan kita merasa filmnya jadi terlalu cepat, dan kita pulang dari theatre dengan senyuman karena kita mendapatkan sesuatu.

Dan The King’s Speech adalah benar-benar film yang bagus.

Bercerita mengenai Raja George VI yang mendapatkan kesulitan dalam berbicara (gagap), dan harus menghadapai situasi genting, yaitu perang melawan nazi. Beliau harus berpidato, meyakinkan rakyatnya, menentukan sikap melawan musuh, ini tentang motivasi, ini tentang keyakinan. Untungnya raja tersebut menemukan dokter, eh bukan,,, therapist, atau,,,,,, orang pintar,,,, kita sebut saja orang ahli melancarkan bicara orang gagap.

Dan benar saja, seperti penyakit, kadang yang kita butuhkan bukan obat yang mahal, dokter yang lulusan mana, rumah sakit yang ada di negara mana. Yang kita butuhkan cuma ‘sesuatu’ yang cocok.

Seperti juga cinta, butuhkan bukan pasangan yang kaya, bukan pasangan yang sempurna fisik, bukan pasangan yang pintar, tapi pasangan yang cocok. #eaaaa ;p

Dan, yang dibutuhkan raja saat itu adalah teman berbicara, sahabat yang bisa dipercaya, that’s all. Jadilah cerita mengenai raja dan dokternya.

Posted in: Uncategorized