review 4 buku

Posted on 24 Agustus 2010

0


minggu kemarin, entah karena kurang kerjaan atau karena emang doyan, aku berhasil membaca 4 buah buku. jarang-jarang lo, mengingat sudah bertahun-tahun aku kehilangan kenikmatan membaca buku. hehehehe,,,,,

dan berikut review singkat, biar gak lupa kalo aku pernah membacanya. check this out:

1. Ocehan Si Mbot. —>>> gilanya orang kantoran

ditulis oleh Agung ‘Si Mbot’ Nugroho, yang merupakan kompilasi dari beberapa tulisannya di blog http://mbot.multiply.com. 242 halaman, diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama. dapet minjem dari Fuad. hehehe

dulu banget, aku pernah denger mengenai mas Mbot ini. tepatnya pernah baca tulisannya mengenai pengokot dan dementor. lalu karena ada buku nganggur, ya tak pinjem aja, trus dibaca, alhasil ludes dalam satu malam, plus ketawa ngakak sendirian. buku ini memang lucu banget, tanpa kehilangan pesan-pesan kecil namun penting di dalamnya.

sesuai judulnya, di buku ini mbot menceritakan seluk beluk dunia perkantoran. bagaimana kerja di kantor itu, bagaimana orang-orangnya, hubungan dengan si bos, kegiatan istirahat pas weekend, semuanya dibahas secara lugas, tegas dan terpercaya, tanpa ada yang ditutup-tutupi, bahkan sampai proses rekutmen pegawai yang kadang memang bermasalah.

di sini, berhubung pengarang yang lulusan Psikologi UI, dan emang pinter, dibeberkanlah bagaimana pengalaman dia mengikuti psikotes, dimana dia sudah menguasai semua tes itu. ya iyalah,,, lulusan psikologi kok di tes pake psikotes. dan aku baru tau kalo psikotes itu soalnya bisa dihapalin. hehehehe,,,,,

buku ini saya rasa cocok untuk para mahasiswa, atau calon mahasiswa untuk membuka wawasan mereka mengenai dunia kerja. juga untuk membayangkan pengen seperti apamereka nantinya, pengen kerjaan yang bagaimana, kemudian itulah yang akan menentukan mereka nanti akan mengambil disiplin ilmu apa.

jujur saja, sampai lulus D3, saya sama sekali gak ngeh gimana dunia kerja itu. buta sama sekali. pas sudah memasukinya, barulah bisa ngomong ‘oooo,,,,,,,,,’ hehehehe. gambaran saya pas masih sekolah dan kuliah kan speprti penulis juga, yang wahhhh,,,, pakai baju rapi, kemeja dan dasi, menenteng koper, dlsb. ternyataaaa….. (titik-titk isi sendiri deh🙂

2. The Naked Traveler 2.

ditulis oleh mbak Trinity, sama dengan buku The Naked Traveler 1 yang berisi kumpulan tulisan di blognya (yang sebagian juga sudah saya baca. hehehe). covernya mirip dengan buku yang pertama, tapi beda warnanya. beli di Togamas, dapet diskon 25% plus gratis sampul palstik. lumayaaaaaannnnn,,, hehehehe

beberapa perjalanan yang dibahas mendalam di buku diantaranya perjalanan ke negara Palau(yang baru saya tau dari buku ini juga), di mana ternyata banyak juga orang Indonesia di sana. hehehe,,, negaranya kecil, kepulauan dengan penduduk yang jarang dan tempat yang indah. Palau ini adalah negara hiu, bisa liat Hiu dari jarak dekat sepuasnya.

tempat lain yang juga dikupas abis adalah filipina, karena mbak Trinity ini dapet beasiswa di sana, dengan teman-temannya yang dari India. hehehe

trus kemudian menjelajah pulau Komodo, dan negara lebai yaitu Dubai. huaaaaaaa,,,, isinya pengen mulu kalo baca buku ini. dengan gaya bahasa yang santai, jadi serasa ikut pergi backpakeran ke sana.

buku ini juag berisi beberapa tips kalo mau bepergian, dan sifat-sifat para traveler khususnya Indonesia. huahahahaha,,,,, begitulah.

pengalaman (yang sering tak terduga) saat melakukan perjalanan jauh lebih berwarna. seperti kata pepatah: “it’s not the destination, but the journey.”

3. Bumi Cinta.

buku ini adalah karya Habiburrahman el Shirazy, taulah yaaaa,,,, secara nama pengarangnya ditulis lebih besar dari pada judul bukunya, ditambah embel-embel ‘adikarya Novelis No.1 Indonesia’ (sampul depan) dan#1 worldwide Bestselling Author (sampul belakang). hihihi,,, no offense. ^^v

** masih untung gak ditambahi ‘dijamin asli Rusia’**

kesan membaca buku ini??? just like another kang abik’s Books. gaya bahasanya, penokohannya, alur ceritanya. lumayanlah.

tapi bagi saya, setelah terkesiam dengan ayat-ayat cinta, lalu membaca Dalam Mihrab Cinta, juga pudarnya pesona Cleopatra, saya makin jenuh dengan buku-bukunya Kang Abik. pas baca KCB, banyak yang aku skip bacanya, alias cuma baca kalimat pertama paragraf. kadang juga cuma baca satu paragraf dalam satu halaman. sudah cukup ngerti kok, soalnya sering diulang-ulang. hehehehe,,,,, begitu juga pas baca buku Bumi Cinta yang ini. untungnya minjem dari Sandy.

Buku ini menceritakan kisah perjalanan Ayyas yang melakukan penelitian untuk thesisnya di Rusia, dimana dosen yang harusnya membimbingnya berhalangan hadir, sehingga diantikan oelh asdosnya yang cakep, Anastasia.

perempuan lain yang mengelilingi kehidupan Ayyas antara lain : Yelena dan Linor, yang tinggal dalam satu flat di apartemen. bagaimana bisa Ayyas tinggal satu apartemen dengan mereka? baca sendiri ya,,,, hehehehe. ohya,,,,, ada satu lagi tokoh wanitanya, yaitu tunangannya ayyas di desa, namanya lupa. (dasar!!!)

dan seperti novel kang Abik yang lain, di sini Ayyas akan menerima berbagai cobaan cinta, di Bumi Cinta Rusia. twistnya cukup dapet di sini. kayak di Ayat-ayat cinta juga, dimana melibatkan agen rahasia Israel. dan cerita berakhir dengan sad ending. ;(

4. Perahu Kertas.

buku ini dapet minjem dari si Andrew. karangan dewi dee lestari. tebal 440 halaman, ditulis dalam 55++ hari, dan saya baca dalam 2 hari 2 malam. hehehehe,,,,,,

awalnya, aku kira aku akan menemukan sastra berat di sini, seperti supernovanya mbak dee. ternyata yang ini lebih nge-pop getthhooo. walaupun memang, yang ini lebih ‘berat’ daripada novel remaja yang lain.

lihat saja tokohnya, Kugy, yang walaupun childish, tapi punya cita-cita yang kuat banget, tapi juga teguh menggenggam cita-cita. gak kayak ababil lain. hehehe,,,, plus selera musik yang ajaib. bukan Hijau Daun, Nidji, Sheila, dll. juga pasangannya Keenan, yang niat banget pengen jadi pelukis, bukan plokis, alias polisi.

bagaimana mereka mewujudkan mimpi mereka? disinilah cerita itupun terjalin, ditambah bumbu-bumbu kisah cinta khas novel reemaja lain. cerita bergulir ari mulai awal masuk kampus, sampai mereka sudah bekerja.

bersetting di Bandung, dan sebagian Jakarta, buku ini terasa mengalir lancar, enak dibacanya, dengan gaya bahasa sehari-hari dari mbak dee. konflik batin yang dialami kedua tokoh, khusunya Kugy, diceritakan secara mendalam, sehingga pembaca bisa merasakan seperti apa rasanya ketika kita berada pada situasi seperti di buku. walaupun karakter keenan kurang digali secara mendalam di sini (menurut saya lo yaaa). ada bagian yg cukup sedih dimana ayah

Posted in: Uncategorized